MITOS SEBAGAI PENGENDALIAN SOSIAL
MITOS SEBAGAI PENGENDALIAN SOSIAL
Apa itu mitos? mengapa ada mitos? dan bagaimana eksistensi mitos terhadap pengendalian sosial? Yo mbuh ya :p
Cerita dulu ya gaes seperti biasa karena lama ga nulis materi yang ringan-ringan
Cerita 1
Di tempat yang dekat dengan laut, ada sebuah cerita turun temurun tentang adanya penjaga pantai. Penjaga pantai yang dijuluki sebagai
Raja Pantai Sakti. Raja pantai gaib ini merupakan mahluk gaib yang menjaga pantai dari berbagai hal, hingga menghukum mereka yang berbuat tidak baik di daerah pantai.
Kisah turun temurun ini begitu membekas dari generasi ke generasi. Hingga suatu waktu, ada seorang pengusaha bernama Nugroho heru sumarsono membuat tambak udang modern.
Pak Nugroho ini menebang semua pohon kelapa di daerah pantai, hingga mencemari lingkungan wilayah pantai. Suatu waktu gelombang datang hingga menyapu bersih wilayah di sekitar pantai, bahkan pabrik milik Pak Nugroho pun hancur lebur seperti hati yang tersakiti.
Apakah ini karena hukuman Raja pantai yang sakti itu?
Cerita 2
Di suatu gunung yang tak bernama, diceritakan bahwa gunung tersebut dihuni oleh naga. Naga penjaga gunung ini bernama Kohaku. Setiap malam jumat warga sekitar gunung ini memberikan sesajen ke atas gunung berdoa meminta tolong pada Tuhan agar selalu selamat, dan memberi sedekah ke penghuni gunung tersebut.
Hingga suatu saat datanglah perusahaan air minum milik Mas Dwi Rahmat. Tanpa pandang bulu pepohonan di gunung ditebang habis, didirikan perusahaan, hingga akhirnya berdirilah pabrik-pabrik. Sampai pada akhirnya hujan datang, dan langsung deh air hujan yang turun secara deras menghantam rumah-rumah warga plus perusahaan milik mas dwi rahmat ini.
Apakah ini karena hukuman dari sang naga?
Sebelum membahas lebih lanjut dan mengungkap kisah diatas, saya akan sedikit sharing tentang dunia mitos dan pengendalian sosial.
Mitos merupakan suatu tradisi secara lisan yang telah terbentuk di dalam masyarakat. Mitos mempunyai asal kata berasal dari bahasa yunani yang mempunyai arti yakni sesuatu yang diungkapkan. Berdasarkan pengertiannya mitos diartikan sebagai sebuah cerita yang memiliki sifat simbolik dan mengisahkan rangkaian cerita secara nyata maupun imajiner.
Dalam sebuah mitos dapat terdiri dari dewa-dewa, supranatural, asal usul alam semesta, pahlawan manusia, atau masyarakat tertentu yang mempunyai tujuan melanjutkan, serta menstabilkan kebudayaan, memberikan pedoman hidup, kegiatan kebudayaan, pemberian makna hidup, dan model pengetahuan guna memberikan penjelasan hal-hal yang sulit untuk dijelaskan menggunakan akal pikiran.
Bagaimana mitos ini bisa dikaitkan dengan pengendalian sosial?
Minoritas kreatif jaman old selalu membuat berbagai macam pola pendidikan yang disesuaikan pada era dahulu.
Sehingga terbentuklah mitos-mitos yang ada guna untuk suatu kepentingan tertentu.
Karena pada dasarnya mitos berfungsi sebagai penggambaran suatu fenomena, pengendalian sosial, pedoman hingga sarana pendidikan.
Pengendalian sosial yang seperti apa?
Pengendalian sosial agar manusia tidak bertingkah sesuka hati mereka saat hidup di bumi dan masyarakat.
Banyaknya mitos yang ada di masyarakat ini sebagai sarana edukasi plus pengendalian sosial itu sendiri.
Adanya cerita tentang penunggu laut, penunggu sungai hingga penunggu gunung sebagai sarana pengendalian sosial dan edukasi
bahwasannya kita sebagai manusia tidak boleh terlalu berlebihan dalam mengeksploitasi alam, dan tentunya menjaga kelestarian alam.
Minoritas kreatif jaman dulu memang sering menggambarkan beraneka mitos untuk pengendalian sosial.
Semakin kesini, mitos-mitos tersebut mulai diabaikan, hingga manusia bertingkah seenaknya saja hingga timbul berbagai macam bencana alam karena ulah manusia itu sendiri.
Karena pengetahuan dan informasi semakin maju, bolehlah kita tidak percaya dengan mitos, namun kita juga lebih baik
memaknai mitos yang ada karena memiliki suatu rahasia tertentu. Semakin berkembangnya teknologi dan pengetahuan manusia
lebih baik “membongkar”mitos yang ada kemudian dicari sisi positif dari mitos yang turun temurun. Bukan malah menantang mitos yang ada.

Oleh Ary senpai
Pengajar, Penulis Buku Sekolah Membunuhmu, Graphic Designer
Koordinator Lazis baiturrahman Grobogan & Pakar Alam Gaib
