Pembelajaran Berbasis After Rain

Dari tengah awan hujan pasti ada langit penuh warna, didalam kesulitan pasti ada kemudahan.
Kok gitu? Emang apa yang dibahas? Yaitu tentang salah 1 hal di dunia pendidikan yang jarang dibahas, yaitu “berani gagal”.

Banyak motivator, pemuka agama atau guru khususnya di sekolah selalu mengajarkan “jika kalian berusaha sekuat tenaga maka kamu akan mendapatkan jalan yang mulus lussss josss”.
Namun menurut saya hal tersebut salah total. Karena apa? karena tidak semua jalan kita itu mulus, tidak semua rencana kita itu berhasil, dan tidak semua usaha kita akan kita panen.

Lho? Kok iso?
Gini kawan, kita semua memiliki tantangan atau ujian hidup masing-masing. Disekolah seringnya cuman diajarin bagaimana menjalani hal yang terlihat mulus, namun kenyataannya tidak seperti itu.
Kadang ada yang sudah berusaha keras, eh apa yang ditargetkan enggak kesampaian, ada pula yang sudah bekerja giat eh malah temen sekantornya ngerecokin, ada pula yang cuman ongkang-ongkang cuman modal nitip 300 juta dapat jabatan,
ada pula yang udah kerja giat plus berdoa agar dimudahkan eh gagal juga.

Karena kita tak tau apa yang akan terjadi, namun Tuhan sudah mewanti-wanti kita bahwa “dalam kesulitan ada kemudahan”.
Dari tengah awan hujan pasti ada langit penuh warna.

Pembelajaran yang mengajarkan agar berani menghadapi kegagalan ini sangat jarang diajarkan di lingkungan pendidikan tentunya sekolah.
Padahal hal ini penting, untuk terus mengasah mental diri dan agar lebih bisa berbaik sangka pada Tuhan.

kalau enggak diajarin berani menghadapi kegagalan terus pas udah lulus, udah beneran di dunia nyata dan gagal dalam hal-hal tertentu gimana coba?

oleh : ary senpai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *