Renungan di Tahun Baru 1443 Hijriyah

Renungan di Tahun Baru 1443 Hijriyah
Semoga Kelak Engkau
Menjadi Pemimpin yang Hebat, Nak !
Oleh : Sukarno (Guru SMK Al Furqon Demak)

Tenang saja Nak, tidak usah risih dengan apa yang engkau kerjakan saat ini. Karena, modal awal keberanian untuk menantang kerasnya hidup telah engkau miliki. Sungguh, engkau tak seperti kebanyakan anak anak lain yang seusia denganmu – di negeri ini.

sumber gambar: https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2020/03/04/0dd17e0a-f147-4ca0-803a-0b3883ed4946_169.jpeg?w=700&q=90

Teruslah berusaha, GIGITLAH KUAT-KUAT SIFAT JUJUR dan PANTANG MEMINTA kepada manusia. Rizki yang halal harus kau pegang teguh-teguh dan kau gunakan gerahammu untuk mencengkeramnya, maka tetaplah cengkeram ia semampu yang engkau bisa. Karena, dengannya engkau akan tetap mulia di hadapan Sang Penguasa Semesta.

Tenang saja Nak, TIDAK USAH MERASA RENDAH DIRI dengan keadaanmu saat ini. Karena, di luar sana, masih ada sekian manusia jebolan universitas ternama yang rela menggadaikan akherat demi dunia yang tak seberapa. Benar Nak, di luar sana masih ada manusia-manusia berdasi yang piawai sekali menuai dusta demi uang yang tak seberapa (dibanding dengan nikmat di surga).

Teruslah jaga kedekatanmu dengan Sang Penguasa Semesta, karena denganya engkau akan tetap mulia.

Benar Nak, di luar sana masih ada sekian manusia berdasi lulusan universitas ternama yang rela meninggalkan sholat demi duit dan rapat rutinnya. Bahkan, dalam pandangan orang-orang berdasi itu, mereka yang taat menjalankan ibadah adalah mahluk asing yang datang entah dari mana. Mereka yang taat beribadah adalah spesies mahluk teraneh yang baru ditemukannya. Padahal status mereka adalah seorang muslim (di KTP-nya).

Dan bahkan lagi Nak, masih ada sebagian dari mereka yang dengan bangga mengaku sudah tujuh belas tahun tidak pernah sholat. Mereka punya mobil Nak, mereka berstrata pendidikan tinggi Nak. Tapi sayang kehormatan mereka sungguh tak jauh lebih tinggi daripadamu Nak.

Nak, aku banyak belajar dari ketegaranmu dalam menantang kerasnya dunia. Engkau mengajariku tentang ARTI PENTING SEBUAH ke-SYUKUR-an. Nampaknya engkau terhina, padahal hidupmu sungguh mulia dan merdeka.

Terakhir Nak, semoga kelak, engkau akan muncul sebagai SOSOK PEMIMPIN MULIA di negara kita ini. Aaamiin………………. yaa robbal ‘aalamiim.

sumber :

http://asfarid.blogspot.com/2013/09/semoga-kelak-engkau-menjadi-pemimpin.html#.YRB-P0AxXIU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *